Ular merupakan hewan melata yang dianggap mengganggu dan harus dimusnahkan, namun dalam beberapa tahun terakhir justru banyak orang yang mengklaim sebagai pecinta ular dan memelihara binatang tersebut dalam tempat tinggalnya. Salah satu alasan kenapa orang tertarik untuk memelihara ular karena keeksotisannya.

Hanya saja akan ada satu hal yang cukup merepotkan dan membingungkan bagi orang yang memelihara ular untuk kali pertama. Hal yang dianggap merepotkan atau membingungkan tersebut dikarenakan terkadang ular tidak mau memakan makanan yang diberikan dan akhirnya sang pemilik khawatir bahwa hewan peliharaannya tersebut sedang sakit, padahal sebenarnya ada beragam hal kenapa ular tidak mau makan.

Ular adalah pemburu

Ular merupakan hewan yang memiliki insting berburu untuk mendapatkan makanan. Walaupun dia kali pertama menetas di dalam akuarium atau tempat yang sudah disediakan untuk penangkarannya, tetap saja ular adalah ular yang insting hewaninya sangat kuat. Maka ada kalanya ular memang butuh makanan yang bergerak untuk dapat dikejar dan kemudian dimakannya. Untuk itu, sebelum memelihara ular, terlebih dahulu ketahui jenis dan karakteristiknya.

Kenapa ular mogok makan?

Seperti yang disebutkan di atas, ada kalanya seekor ular tidak mau makan ketika disodori makanan, bahkan makanan yang diletakkan di dalam kandangnya tersebut masih hidup dan dapat bergerak ke sana-ke sini.

Sebenarnya, ada beberapa faktor kenapa ular tidak mau makan, salah satu sebab yang paling umum adalah dikarenakan hewan tersebut sakit atau sedang stres. Namun ada pula faktor-faktor lain yang membuatnya mogok makan, taitu karena temperatur ruangan atau kandangnya terlalu tinggi atau rendah. Hampir semua jenis ular sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Oleh karenanya gunakanlah setidaknya 2 termometer untuk mengukur kelembahan dan suhu ruangan atau kandang.

Selain itu, humiditi yang rendah juga dapat menjadi penyebab ular tidak mau makan. Dengan tingkat humiditi rendah, maka ular dapat dengan cepat kehausan. Saat kehausan dan merasa dehidrasi, semua ular akan berhenti bergerak secara aktif atau juga tidak bernafsu untuk makan.

Faktor lainnya adalah karena cahaya yang tidak cocok dengannya. Memang tidak semua ular dapat makan dengan kondisi yang terang, namun ada beberapa jenis lainnya yang justru hanya dapat makan ketika berada di tempat gelap, terutama ular-ular yang masuk kategori nocturnal.

Cara Makan Ular Peliharaan

Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat memberi makan ular?

Perlu diketahui bahwa tidak ada satu jenis ular pun yang masuk kategori herbivora ataupun omnivora, karena pada dasarnya hewan ini murni karnivora atau pemakan daging. Jadi jangan mencoba-coba untuk memberikannya sayuran.

Ketika memberikan makanan ke ular, maka disarankan untuk lebih sering memberikan makanan berupa tikus atau ayam kecil. Memang ada di antaranya yang butuh porsi besar, namun seekor tikus atau ayam kecil dirasa cukup untuk mengganjal perut selama satu minggu. Tidak dipermasalahkan juga jika ingin memberikannya daging ikan, tentunya yang sudah dihilangkan durinya terlebih dahulu.

Memang ada kalanya ular memilih berburu makanannya yang masih aktif bergerak, namun disarankan untuk memberikannya hewan yang sudah mati atau setidaknya hidup dan tidak dapat bergerak bebas. Untuk memilih makanan tersebut disarankan agar membelinya di tempat yang menjaga kebersihan agar tidak membuat ular itu terjangkiti penyakit.

Satu hal lagi yang wajib diperhatikan, ular hanya perlu makan satu kali dalam seminggu atau beberapa minggu sekali. Oleh karenanya, jangan sampai lupa untuk terlambat dalam memberikan makanan karena dalam keadaan lapar, ular akan sangat agresif. Ditambah lagi, jangan berlebihan dalam memberikan makan.

Please follow and like us: