Banyak dari kita yang sangat khawatir dan waspada terhadap jenis-jenis makanan yang dimakan hewan peliharaan, seperti kucing atau anjing, terutama ketika hewan-hewan tersebut sudah menunjukkan rasa kurang begitu tertarik dan menyukai makanan mereka sebelumnya.

Memang perasaan khawatir dan waspada tersebut cukup beralasan. Ketika memberikan makanan jenis lainnya atau bukan seperti yang diberikan pada umumnya, ada kemungkinan kucing atau anjing tersebut akan menjadi sakit dan akhirnya mati.

Untuk itu, banyak yang menyarankan daripada membeli dan menggunakan makanan jenis lainnya, lebih baik mencampurkan makanan lama dengan bahan-bahan baru lainnya. Hanya saja, menurut pakar hewan, walaupun ada sisi bagusnya, namun disarankan untuk tidak sembarangan mencampur makanan yang akan diberikan ke hewan peliharaan karena dapat berakibat fatal jika salah mencampurkan bahan.

Nah, berikut ini adalah apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam hal pencampuran makanan untuk hewan peliharaan.

BOLEH DILAKUKAN

  1. Pertimbangkan untuk mencampur makanan dengan ukuran, tekstur dan aroma yang berbeda

Mencampur Makanan Hewan, Ketahui yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Sebelumnya

Kucing dan anjing adalah hewan-hewan yang mengandalkan penciuman mereka sebelum memakan sesuatu. Oleh karenanya, ketika ingin memberikan makanan baru kepadanya, maka campurkan makanan lama dengan makanan baru yang memiliki tekstur, bentuk dan aroma berbeda. Hal ini merupakan cara yang tepat untuk dilakukan agar dapat menarik minat makan hewan tersebut.

Dengan sering mencampurkan makanan yang berbeda-beda itu, maka akan membantu anjing atau kucing mendapatkan kembali selera makannya yang menurun dan mulai doyan makan kembali.

  1. Pertimbangkan untuk menambahkan air ke makanan kering hewan peliharaan

Mencampur Makanan Hewan, Ketahui yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Sebelumnya

Jika kamu sering memberikan makanan kering kepada hewan peliharaanmu, maka ada baiknya untuk menambahkan sedikit air ke makanannya itu. Hal itu seperti halnya yang terjadi pada poin satu di mana hewan peliharaan sudah kehilangan selera pada makanan lamanya, maka dengan memberikan makanan yang masih tetap lama, namun bentuknya berbeda akan menarik minat makannya kembali.

  1. Pertimbangkan untuk mencampurkan makanan kaleng dengan makanan lama

Mencampur Makanan Hewan, Ketahui yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan SebelumnyaMencampur Makanan Hewan, Ketahui yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Sebelumnya

Selain menambahkan air, ada baiknya juga kamu mencoba mencampurkan makanan kalengan yang mayoritas adalah makanan basah dengan makanan lama hewan peliharaanmu tersebut. Hanya saja, dalam komposisinya, jangan sampai besaran persentasenya dimiliki oleh makanan kalengan. Pasalnya, makanan kalengan memiliki kandungan pengawet yang besar dan membahayakan kesehatan hewan yang bersangkutan.

TIDAK BOLEH DILAKUKAN

  1. Jangan campurkan makanan hewan-hewan yang sedang dalam proses penyembuhan atau terapi

Disarankan agar tidak mencampurkan apapun ke makanan hewan peliharaan yang sedang dalam proses penyembuhan atau sedang dalam proses terapi khusus tanpa mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter hewan. Hal tersebut juga berlaku ketika hewan yang kamu pelihara sedang dalam proses diet. Pasalnya, jika salah mencampurkan makanan, ketika dimakan oleh hewanmu itu, proses dietnya akan gagal.

  1. Jangan tergesa-gesa

Mencampur Makanan Hewan, Ketahui yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Sebelumnya

Tentunya sangat wajar ketika hewan peliharaan akan merasa aneh dan kemudian menjauhi tempat makanannya ketika merasa makanannya aneh dan lain dari biasanya.

Oleh karenanya, jangan langsung memarahi hewan peliharaanmu tersebut karena pada dasarnya apa yang dilakukannya hanyalah insting hewani saja. Untuk itu disarankan agar lebih sabar dan tidak tergesa-gesa.

Kamu juga harus mempercayai bahwa semua itu perlu proses, seperti halnya ketika kamu masih bayi dan lebih sering meminum susu yang mana akhirnya secara perlahan beralih mengonsumsi makanan.

Dan yang masih patut diperhatikan adalah baik boleh ataupun tidak boleh dilakukan, ada baiknya kamu mengunjungi dokter hewan untuk mengonsultasikan semua hal terkait dengan makanan serta hewan peliharaanmu itu.

Please follow and like us: