Banyak orang atau para pemilik kucing tentunya akan menggunakan wadah apa saja untuk dapat dipakai sebagai tempat makan hewan peliharaannya tersebut. Namun menurut penelitian, justru disarankan untuk tidak sembarangan dalam menggunakan wadah apapun untuk tempat makanan kucing. Nah, berikut ini adalah beberapa informasi menarik terkait penggunaan tempat atau wadah makan untuk kucing.

Hindari penggunaan mangkuk dari plastik

Alasan kenapa tidak dianjurkan untuk menggunakan mangkuk atau piring yang terbuat dari plastik sebagai wadah makanan kucing karena minyak bekas makanan dan bakteri akan menumpuk pada goresan bahan plastik tersebut yang mana akan membuat munculnya jerawat pada muka kucing. Jerawat tersebut berupa bintik-bintik hitam yang biasanya muncul di daerah dagu kucing. Oleh karenanya, disarankan untuk menggunakan mangkuk yang terbuat dari keramik atau stainless steel.

Pertimbangkan untuk menggunakan wadah dengan kedalaman tertentu

Tentunya setiap wadah atau mangkuk memiliki tingkat kedalaman yang berbeda-beda karena didasarkan pada fungsinya yang berbeda pula. Oleh karenanya, ketika akan digunakan sebagai wadah makan kucing, maka pertimbangkan masalah kedalaman dari tempat makan tersebut.

Kebanyakan kucing menyukai wadah yang cenderung lebih dangkal dan memiliki lebar tertentu. Hal itu karena hewan satu ini suka menempelkan wajahnya ketika sedang makan. Dan jika tempat makannya memiliki kedalaman yang berlebih serta sempit, maka kucing akan merasakan ketidaknyamanan saat menyantap makanan yang diberikan.

Menurut Marilyn Krieger, seorang konsultan pemerhati dan pecinta kucing yang bersertifikat dari San Francisco Bay mengatakan bahwa rata-rata kucing memiliki tingkat sensitivitas tinggi ketika sedang makan dan kumis mereka menyentuh pinggiran tempat makan. Oleh karenanya, tidak jarang ada kucing makan dengan berantakan karena mereka merasa tidak nyaman dan akhirnya menggaruk makanannya itu dari dalam wadahnya.

Jangan samakan wadah makanan untuk satu kucing dengan lainnya

Kucing adalah hewan teritorial yang mana selalu bersaing dalam segala hal dan tidak ingin disamakan, terlebih jika jenis mereka berbeda. Oleh karenanya, disarankan untuk tidak menggunakan mangkuk atau wadah makanan dengan model dan warna yang sama untuk satu kucing dengan lainnya. Selain karena masalah terotorial serta ketidakinginan untuk sama tersebut, kucing juga selalu menandai apa yang telah disediakan atau menjadi milik mereka.

Wadah Makan Kucing

Penempatan tempat makan

Memang mau tidak mau harus dilakukan jika kucing peliharaan tersebut harus ditempatkan di kandangnya beserta tempat minum, makan dan area buang airnya. Hanya saja jika kucing peliharaan tersebut dibiarkan bebas berkeliaran di luar kandang, maka disarankan untuk tidak meletakkan tempat makannya itu di dekat area buang airnya.

Krieger menyarankan agar meletakkan tempat makan kucing tersebut di sebelah rumah atau area yang jarang dilewati agar tidak membuat hewan tersebut kaget atau stres karena selalu terganggu dengan aktivitas manusia lain ketika dia sedang makan.

Dan satu hal lagi yang patut dicermati adalah jangan sekali-kali meletakkan mangkuk atau wadah makanan satu dengan lainnya berdekatan. Hal itu disebabkan kucing merupakan hewan yang memiliki sifat sebagai pemburu solitari dan akan merasa tidak nyaman ketika ada kucing lain sedang makan di dekat mereka.

Wadah bersih

Disarankan pula untuk selalu menjaga mangkuk, piring atau wadah makanan untuk kucing tersebut dalam keadaan bersih. Usahakan untuk mencucinya beberapa hari sekali dengan menggunakan sabun dan air bersih. Makanan kucing walaupun yang berjenis kering tetap mengandung minyak, oleh karenanya agar terjaga kebersihan dan kesehatan dari hewan yang bersangkutan, maka tempat makanannya juga harus bersih.

Please follow and like us: