Ketika kamu baru pertama kali memiliki hewan peliharaan, maka selain memikirkan masalah kandang atau hal-hal lainnya, satu hal yang pasti dan wajib diperhatikan adalah masalah makanannya.

Akan tetapi, menjadi satu hal yang cukup membingungkan tentunya ketika dihadapkan pada berbagai macam merk makanan untuk hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, termasuk juga jenis makanannya yang terbagi menjadi 3 kategori, yaitu makanan kering, semi-kering dan basah.

Untuk Hewan Peliharaan, Makanan Basah atau Kering yang Lebih Tepat Diberikan?

Lantas kira-kira menurut kamu manakah makanan yang tepat untuk anjing atau kucing peliharaan? Makanan kering ataukah yang basah? Untuk dapat menjawabnya, di bawah ini ada semacam trivia dengan sedikit penjabaran terkait kedua jenis makanan tersebut.

Makanan basah

Tidak semua hewan peliharaan seperti kucing atau anjing minum banyak air untuk dapat mengembalikan cairan di dalam tubuhnya. Untuk itu, maka makanan basah dibuat selain sebagai penghilang rasa lapar, juga untuk memenuhi pasokan air dalam tubuh serta menghindari dehidrasi.

Makanan-makanan basah ini juga sangat bagus untuk diberikan ke kucing atau anjing yang sudah berusia tua karena rata-rata hewan yang sudah memasuki usia lanjut ini akan kehilangan banyak kemampuan dalam menahan rasa haus. Selain itu, makanan basah juga sangat tepat untuk diberikan kepada hewan-hewan peliharaan yang sedang sakit dan dalam proses penyembuhan atau bahkan yang kehilangan selera makannya.

Untuk Hewan Peliharaan, Makanan Basah atau Kering yang Lebih Tepat Diberikan?

Dengan memakan makanan basah, maka anjing atau kucing tersebut secara tidak langsung akan memperoleh protein, vitamin sekaligus mineral yang cukup. Selain itu, mereka juga akan dapat langsung mencernanya secara cepat tanpa harus berlama-lama mengunyahnya.

Sayangnya, tidak semua anjing atau kucing mampu makan dengan ‘santun’ atau teratur. Kebanyakan mereka akan makan sekena hatinya dan hal tersebut berimbas pada kotornya tempat yang dijadikan untuk makan itu. Akan ada banyak remah-remah makanan yang berhamburan keluar dari piring makan hewan peliharaan tersebut.

Dan lagi, makanan basah juga berisiko memberikan masalah pada gigi hewan peliharaan. Hal kurang begitu bagus lainnya dari makanan basah adalah mayoritas harga untuk makanan jenis ini cukup tinggi atau mahal jika dibandingkan dengan makanan kering.

Makanan kering

Banyak kucing atau anjing yang menyukai makanan kering karena selain rasanya yang enak dan aromanya cukup kuat, sisi crunchy-nya tersebut membuat mereka menjadi lahap ketika memakannya. Keuntungan makanan kering lainnya adalah selain harganya yang sangat murah dan dapat dibeli di mana saja, makanan jenis ini juga dapat bertahan lama walaupun sudah dalam keadaan terbuka bungkusnya.

Untuk Hewan Peliharaan, Makanan Basah atau Kering yang Lebih Tepat Diberikan?

Tidak hanya itu saja, ketika kamu membeli makanan kering, maka kamu tidak perlu bingung untuk dapat menyimpannya. Kamu dapat memasukkan makanan kering tersebut ke dalam plastik dan kemudian letakkan di mana saja yang kamu mau untuk dapat dibuka dan diberikan kembali ke hewan peliharaan ketika tiba waktu makan.

Kebalikannya makanan basah, makanan kering juga termasuk salah satu jenis makanan yang dapat membantu anjing atau kucing melatih gigi-gigi mereka agar tetap tajam dan kuat.

Sayangnya, makanan kering akan menjadi semakin keras ketika musim panas tiba atau suhu sekitar naik. Hal tersebut juga menjadikan hewan peliharaan malas untuk mengunyahnya karena terlalu keras. Selain itu, makanan kering memiliki tingkat nutrisi yang tidak seimbang dan dapat menyebabkan obesitas jika sering diberikan.

Tidak hanya itu, makanan-makanan kering ini akan sangat menyusahkan bagi kucing atau anjing yang sudah tua karena tidak mempunyai kandungan air di dalamnya.

Jadi pada intinya, kedua jenis makanan ini memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri. Kamu sebagai pemilik hewan peliharaan tentunya yang lebih tahu makanan jenis apa yang dibutuhkan anjing atau kucingmu itu.

Please follow and like us: